Mengenal Sang Talenta

"Akhir minggu itu saya bertemu dengan seorang talenta yang baru bekerja di sebuah startup, dia bercerita panjang lebar tentang betapa senangnya dia di startup tempat saat ini dia bekerja. Dua jam lebih kita habiskan untuk mendengar curahannya mulai dari senyum, tangis, hingga ketakutan dia mengenai kebosanan bekerja di startup yang baru saja dia ikut. Semua yang saya dengar, saya kristalkan, dan saya pelajari dan berikut catatan kecil untuk Anda"

Apakah yang membuat bahagia sebuah startup? Apakah cashflow yang berlimpah? Pitching yang berhasil? Memperoleh investor? Atau portofolio segudang? Jika anda founder sebuah startup. Jawabannya ada di diri Anda masing-masing, dan saya yakin setiap jawaban akan berbeda. Berita baiknya tidak ada sama sekali yang salah. Semua hanya masalah ekspektasi, mimpi, dan prioritas. Terlepas dari semua itu, sebagian besar founder pasti meyakini bahwa salah satu poin kebahagiaan perusahaan yang masih 'bayi; ini berasal dari sumber daya manusia-nya atau saya katakana untuk seterusnya dengan istilah talenta. Dan kebahagiaan startup berawal dari kebahagiaan mereka, kebahagiaan orang di dalamnya.

Teori sederhana tetapi agak sulit diukur bagi saya yang terbiasa mengukur berdasar data kuantitatif dan metode penelitian tertentu dari sudut pendang engineering. Artikel ini akan bercerita sebuah cerita mengenai kisah nyata makna bahagia bagi seorang bekerja di startup, seorang yang mungkin lebih mengejar mimpi tak pasti, dibanding posisi bombastis di perusahaan multinasional, atau unicorn startup di Indonesia. Saya bercerita mengenai startup yang mungkin belum memiliki produk, belum memiliki cashflow yang stabil, dan hanya beranggotakan para jiwa muda yang bermimpi besar. Mari kita mulai cerita ini.

Talenta dan Radioaktif

"I'm waking up to ash and dust,
I wipe my brow and I sweat my rust,
I'm breathing in, the chemicals"

..

I'm radioactive, radioactive.

Itu adalah lagu yang dinyanyikan oleh Pentatonix dengan judul radioactive. Anda tahu radioaktif? Ya jika Anda penyuka kimia dia adalah unsur nomor 83 yang dalam jumlah tertentu berpengaruh pada kehidupan manusia. Radioktif yang saya maksud tentu bukan zat sesungguhnya dalam kebahagiaan startup, tetapi dia memberi pengaruh bagaimana hormon anda bekerja, anda berprilaku, hingga anda membayangkannya..Radioaktif ini bisa berasal dari kolega yang bekerja di perusahaan besar dengan gaji besar, bisa berasal dari orang tua yang mendambakan kemapanan finansial secara cepat, hingga lingkungan sekitar yang mengkristalkan makna sukses dengan gelar, posisi, dan harta. Radioaktif tersebut bisa membuat talenta menjadi pahlawan super atau sebaliknya. Radioaktif yang dimaksud pada lagu tersebut ternyata adalah diri kita akibat pengaruh orang lain.

Radioaktif tersebut yang mengubah pola pikir seorang talenta startup..unsur kimia itu tidak terlihat, tidak terasa, dan tidak membuat Anda bermutasi. Tetapi unsur ini memberi pengaruh arti kebahagiaan startup yang diawali dari kebahagiaan talenta di dalamnya. Unsur kimia yang lebih dikenal dengan hormon ini yang diyakini membuat seseorang bahagia atau sebaliknya. Hormon manusia memang luar bahagia, dia bisa merubah bahagia menjadi marah hanya Karena perubahan hormon. Premenstrual syndrome yang terjadi pada wanita, Intermittent explosive pada pria dan wanita adalah sedikit contoh saja bagaimana pengaruh hormon mempengaruhi manusia secara cepat. Anda harus berada pada posisi yang tepat Karena bisa saja itu menjadi ‘terminal exit’ talenta Anda. Untuk mencegah dan memanfaatkan radiaktif ini Psikolog memahami bahwa kebahagiaan berasal dari empat hal (Daniel Freeman; Jason Freeman, 2012):

  1. Kesenangan
  2. Makna
  3. Engagement
  4. Emosi negatif yang lebih sedikit

Mari kita bahas empat hal tersebut dalam kerangka startup agar memudahkan kita memahaminya dan bisa membuat kita belajar. Ingat ini bukan sesi motivator ini adalah cerita yang bisa dipercaya atau tidak diakitkan dengan empat variabel tersebut.

Kesenangan.

Mobil mewah, apartemen Strategis, exicitement bertemu teman lama, hingga gaji lebih dari cukup. Apakah itu contoh kesenangan bagi Anda. Jika ya? Maka tidak salah. Kesenangan adalah sesuatu yang dikenal juga dengan 'hedonic happiness' Mulai dari umur enam bulan, seorang bayi sudah mengenai kesenangan dan kesenangan. Dan itu dipengaruhi gaya hidup dan pola didik lingkungan dan keluarga. Bersyukurlah bagi startup yang tinggal di desa, gaya hidup yang lebih sederhana, fasilitas yang terbatas, hingga perputaran uang yang sedikit membuat definisi kesenangan menjadi lebih mudah bagi sang talenta.

Kesenangan setiap talenta mungkin berbeda ada yang senang bermain Lego, ada yang menjadi gamer sejati, ada yang menyukai fotografi, sang backpaker, kutu buku, hingga penggila bola. Jika Anda founder startup mudah bukan untuk memahami kesenangan talenta Anda, cukup pahami apa hobi mereka di sana dan mereka akan senang. Dan kadang itu tidak perlu biaya, cukup mengizinkan mereka berlibur di hari bekerja bagi sang backpacker akan membuat dia senang, atau menyewakan kamera DSLR dan memberi izin mereka untuk mengambil foto menarik di jam kerja tentu akan membuat senang. Berita buruknya ini adalah steroid atau vitamin kecil. Dia seperti kopi yang memiliki kafein dan memberi ‘boost’ effect sementara waktu. Di satu titik dia akan kembali kekondisi normal.

Makna

Makna atau dikenal dengan istilah kerennya 'meaning' memang sulit didefinisikan apalagi jika dikaitkan dengan kehidupan seseorang. Saya coba deskripsikan di dunia startup, bagaimana seorang talenta yang duduk di sana bermakna bagi sebuah startup? Maka seringkali jawabannya dikaitkan dengan arti 'manfaat' atau 'kinerja' talenta itu bagi startup. Sekarang mari kita balik.. Bagaimana sebuah startup tempat seorang talenta itu bermakna bagi dia?

"Summer after high school, when we first met

Talk about our future like we had a clue
Never planned that one day I'd be losing you

All this money can't buy me a time machine, no
Can't replace you with a million rings, no
I should'a told you what you meant to me, whoa"

Nah jawabannya seperti Mbak Katy Perry dalam lagunya "The One That Got Away", ‘makna’ bagi beberapa orang dikaitkan dengan kenangan yang berkesan, mendalam, mengubah, dan membuat seseorang mahluk sosial tersebut lebih berharga dan bermanfaat. Bagi startup 'empowering' atau ‘escalating’ mungkin kata yang tepat, dengan memberikan mereka tanggung jawab, tugas baru, tantangan baru, hingga lokasi baru yang bisa dieksplorasi dan tunjukkan kepada mereka bahwa berharga lebih dari sekedar slip gaji. Anda sebagai founder tidak tahu kapan mereka pergi atau tergoda dengan startup lain, tetapi Anda sudah selayaknya memberi makna kepada talenta yang sudah mau bergabung, besarkan dia, beri dia kemampuan, dukung semua potensinya.. Seandainya dia pergi dia tidak akan melupakan startup yang membesarkannya, dan seandainya dia tidak pergi tetapi tetap bersama Anda maka dia akan menjadi aset utama di startup Anda. Percayalah!

Engagement

Kata yang tepat untuk ini tampaknya adalah ikatan atau komitmen. Harap diartikan bukan selayaknya kontrak, atau kata-kata 'ya saya serius' tidak… ikatan atau komitmen yang dikaitkan dengan kebahagiaan tidak digambarkan dengan kontrak kerja atau kata-kata 'saya serius dengan anda atau startup ini', atau ‘anda bisa mempercayai saya’ melainkan dikaitkan dengan prilaku bahkan tanpa kata kata tersebut juga komitmen bisa diukur. Sayangnya prilaku ini membutuhkan pemahaman kepekaan dan tidak semua orang termasuk saya mungkin peka dengan engagement dan energy yang dimiliki oleh talenta.

Mari kita pahami engagement ini dengan prilaku yang kita lihat sehari-hari. Tanpa Anda minta dia bekerja hingga lupa waktu sampai Anda katakan untuk berhenti, Tanpa Anda minta dia bekerja di akhir minggu dan mengirim email kemajuan proyek tersebut, atau inisiatif dia untuk membangun startup melalui ide-ide yang terkesan gila tapi masuk akal untuk memajukan startup.

Sayangnya engagement ini tidak bisa dirumuskan dan dimanipulasi selain memperlakukan mereka secara baik. Intensitas bertemu juga tidak bermakna seseorang memiliki engagement dengan Anda, jadi bukan berarti yang datang pagi dan pulang paling malam dia memiliki engagement dengan startup. Mungkin istilah yang tepat adalah 'Don't let they down', engagement akan tumbuh pada saat mereka kesusahan membutuhkan Anda, anda siap membantu mereka. Syaratnya hanya satu, pada saat membantu jangan pikir-pikir.. Bantu saja.. jangan pikirkan pamrihnya, jangan pikirkan cashflow perusahaan yang tengah turun atau pekerjaan yang tengah padat-padatnya. Gunakan intuisi Anda! Jika uang bisa membantunya maka bantu, jika waktu luang dibutuhkannya beri waktu libur, jika berantem dengan pacarnya beri dia waktu, bahkan jika ada talenta Anda ‘home sick’ fasilitasi tiket pulang pergi ke kampung halamannya Anda belikan. Ajaibnya saya tidak pernah mendengar startup bangkrut akibat mengeluarkan uang untuk asset terpenting ini. Ingat kebahagiaan terdalam itu dimulai dari memberi.

Emosi negatif yang lebih sedikit

Tulisan ini mengatakan emosi negatif yang lebih sedikit bukan berarti tidak ada sama sekali. Terkadang emosi negatif dibutuhkan bagi talenta Anda untuk mengidentifikasi mitra yang bermain-main, talenta lain yang memberikan negatif pada saat mereka punya kondisi positif, dia layaknya ‘spider-sense’ yang harus dimiliki tetapi tidak terlalu berlebihan. Emosi negatif yang lebih sedikit dapat diartikan mengkondisikan talenta dalam kondisi seimbang. Para talenta startup umumnya berada diusia muda pada saat romansa, uang, dan keluarga menjadi roda penggerak energi positif dan negatif. Contoh sederhana seorang talenta kinerjanya bagus jika dia memiliki hubungan baik dengan kekasihnya, lalu emosinya menjadi tidak stabil, menghilang, dan melambat apabila ada masalah dengan kekasihnya.

Setidaknya tiga kondisi lingkungan yang mengakibatkan itu sudah terbaca yakni kekhawatiran (misalnya khawatir kehilangan kekasih), depresi (misalnya terlalu banyak pekerjaan dan diperintah tanpa ada istirahat), dan tidak merasa dianggap (semisal tidak diperhatikan keluarga atau tidak diacuhkan teman kantor). Ketiga hal itu tidak dapat dihindari apabila terlahir dari lingkungan luar. Tetapi bukan berarti tidak mungkin Anda bisa membantu talenta yang mengalami hal tersebut. Jawabannya seperti yang dikatakan Lyzz Hale pada lagu "Shatter me"

Somebody shine a light

I'm frozen by the fear in me

Somebody make me feel alive

And shatter me

If only the clockwork could speak

I wouldn't be so alone

Lihat lirik tersebut, emosi negatif pada umumnya lahir dari pihak lain atau orang lain yang berbeda pandangan dan akibatnya talenta spesial Anda menjadi kehawatiran, tidak memiliki semangat hidup, dan merasa tidak didukung. Dari lirik lagu tersebut jawabannya sederhananya ‘dia perlu teman bicara’, Ya dia perlu teman yang ‘bisa diajak bicara’. Apakah itu Anda? Jawabannya bisa ya, bisa tidak bergantung banyak hal salah satunya adalah kemampuan Anda mengontrol kebahagiaan diri Anda sendiri.

Lalu bagaimana untuk bisa menjadi teman bicara mereka bagaimana mengontrol kebahagiaan diri Anda? Itu kita bahas lain kali, tulisan ini saya cukupkan dulu sampai tahap ini, bagi Anda penggerak startup dan juga berperan penting di startup seperti manajer atau supervisor semoga empat variabel ini bermanfaat. Sebagai penutup keempat variabel ini membutuhkan dua karakteristik penting dari diri Anda sebagai pemimpin yakni kemapanan sosial dan kesehatan mental. Dan kita akan membahasnya di sesi selanjutnya. Sampai jumpa

-

Ridi Fe

Principal Research Lead

Microsoft Innovation Center, Yogyakarta


Latest News